Tidak Tanggapnya Pemerintah mengatasi masalah Virus Covid-19

by Admin BKLDK

Berdasarkan data yang tertulis pada laman detik.com, per tanggal 18 Maret 2020 sudah tercatat sebanyak 227 kasus virus Covid-19 dengan jumlah akumulatif penderita yang sembuh sebanyak 11 orang dan pasien yang meninggal sebanyak 19 orang.

Dari data tersebut dapat dihitung bahwa kematian orang Indonesia akibat wabah virus Covid-19 mencapai 8% merupakan tingkat kematian akibat Virus Corona ke-2 di dunia.

Namun di sisi lain, pemerintah belum mengambil langkah yang serius untuk melindungi warga negaranya agar tidak tertular virus Covid-19. Pemerintah hanya menyarankan masyarakatnya untuk melakukan Social Distancing atau menjaga jarak interaksi sosial

Di sisi lain, kebijakan Social Distancing ini lebih ditekankan kepada Sekolah dan Kampus saja, namun tidak semua pekerja melakukan Social Distancing.

Lebih dari itu kegiatan Social Distancing disandarkan kepada kesadaran masyarakat, padahal tidak banyak juga masyarakat yang sadar untuk melakukan hal tersebut, khusunya pada masyarakat menengah kebawah yang justru di Indonesia lebih banyak masyarakat yang memiliki status menengah ke bawah.

Artinya, sangat sulit jika pemerintah hanya mengandalkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan virus Covid-19 tanpa memberikan kebijakan yang tegas dan pasti, contohnya seperti Itali yang melakukan lockdown nasional dan Korea Selatan yang melakukan tes virus Covid-19 masal.

Sayangnya, Indonesia tidak mengambil langkah dari keduanya. Lockdown tidak dilakukan, Tes Massal pun tidak dilakukan. Bahkan jika ada warga yang ingin tes Covid-19 harganya sangat mahal, di atas Rp 700.000,- dan sangat dipastikan jika rakyat Indonesia begitu sulit untuk mengeluarkan uang sebesar itu untuk melakukan tes virus Covid-19.

Dari beberapa fakta di atas, ini menandakan bahwa pemerintah saat ini tidak serius menangani masalah penyebaran wabah virus Corona.

Kita berharap pemerintah bisa mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan warganya dari penyebaran virus Corona.

Namun, jika pemerintah tidak melakukan tindakan yang lebih serius lagi, maka itu telah menandakan bahwa pemerintah tidak berhasil mensejahterakan rakyat dan negaranya.

Oleh karena itu, kita harus mengembalikan kekuasaan kepada sebuah kebenaran yaitu Islam, dengan menerapkan syariatnya dalam institusi yang diridhoi Allah SWT.

Oleh : Ghifary Ilham (Ketua Korda BE BKLDK Kota Bogor

Related Posts

Leave a Comment