Tragedi Allepo, Apa Pentingnya?
January 1, 2017
Fenomena intoleransi keberagamaan terhadap karyawan muslim
January 1, 2017
Show all

Kasus Rohingnya : Masihkah Kalian Diam ?

Oleh :Maulana (Anggota Departemen Luar Negeri BEM STEI Hamfara)

Rasulullah SAW bersabda:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ

“Sesungguhnya hilangnya dunia (dan seisinya) benar-benar lebih ringan bagi Allah ketimbang terbunuhnya seorang Muslim. (HR at-Tirmidzi).

Dunia bungkam

Jika melihat fakta yang terjadi rohingnya,tentu masyarakat duni yang waras akan marah dan mengutuk tindakan di Myanmar namun hal ini tidak dilakukan oleh masyarakat internasional. Mereka hanya sibuk urusan dalam negeri mereka tanpa sudi memberikan aksi nyata terhadap penindasan di Myanmar. Hal ini diamini pula oleh Hima Persis yang menyayangkan sikap internasional yang terkesan diam dan Bungkam. “Dunia internasional harus memberikan sangsi keras terhadap negara yang melakukan hal tersebut,” ujar Ketua Umum HIMA Persis, Nizar Ahmad Saputra kepada GoNews.co, Senin (21/11/2016) di Jakarta.

Menurutnya, kita tidak boleh menutup mata mengenai kekerasan dan konflik yang terjadi antara Rakhine yang beragama Buddha dan Rohingya yang Muslim pada Mei lalu telah merenggut ribuan nyawa dan menyebabkan puluhan ribu orang tidak memiliki rumah. ”Hingga kini, kekerasan terhadap minoritas Muslim Rohingya di Arakan, Myanmar, masih terus terjadi dan tercatat enam ribu Muslim tewas. Myanmar berpenduduk 75 juta jiwa dan menurut PBB, Muslim Rohingya yang berjumlah 800.000 orang disana merupakan salah satu minoritas tertertindas di dunia. Kekerasan dan penindasan dilakukan dan didukung penuh oleh pemerintah Junta Militer Myanmar,” papar Nizar Ahmad Saputra,

Aung San Su Kyi yang memperoleh nobel perdamaian tidak bisa diharapkan untuk menyelesaikan konflik ini,padahal saat ini ia menjabat sebagai mentri di pemerintahan Myanmar.Begitupun dengan sikap pemerintah Indonesia sebagai negeri muslim terbesar di dunia yang seharusnya berbuat lebih baik dari penerimaan relawan serta kutukan kutukan kosong. Semestinya Indonesia menghalangi bahkan memerangi kaum budha radikal Myanmar yang telah membunuh dan membakar harta-harta muslim rohingnya, dengan cara pengerahan bala tentara untuk menyelematkan kaum muslimin atau setidaknya menyerukan embargo Myanmar.

Suarakanlah Kesatuan Ummat !

Ketika ada konflik yang memakan korban begitu banyak apakah kita sebagai mahasiswa cukup hanya dengan mengumpulkan bantuan sebanyak banyaknya lalu meberikan kepada korban konflik ?

Hal ini ibarat memberikan obat kepada orang yang terlukan namun tidak melakukan apa apa kepada orang yang melukainya.

Sesungguhnya bantuan hanyalah solusi untuk meminamalisir dampak konflik bukan untuk mencabut akar persmasalahan konflik tersebut,

Mahasiswa sebagai harapan umat dengan kekhasan gaya berfikirnya seharusnya mampu berfikir bagaimana cara mencabut akar permasalahan sebuah permasalahan bukan terjerumus dalam lingkaran setan konflik rohingnya.

Penindasan dan penindasan terjadi akibat ketiadaaan kesatuan ummat islam dalam sebuah insitusi sehingga umat islam menjadi lemah dan mengalami penindasan demi penindasan di seluruh dunia.

عَنْ ‏ ‏أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏ ‏قَالَ‏” ‏إِنَّمَا الْإِمَامُ ‏‏جُنَّةٌ ‏ ‏يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَلَ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ وَإِنْ يَأْمُرْ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْهُ” رواه مسلم

Sesungguhnya Imam itu adalah perisai. Umat akan diperangi dari belakangnya dan akan dijaga olehnya. Jika ia memerintahkan taqwa kepada Allah dan berbuat adil maka ia akan akan mendapatkan pahala (yang sangat besar). Namun jika memerintahkan selain itu maka ia akan mendapat dosa karenanya. HR.Muslim

Tidak akan ada lagi sosok mutashim mutashim berikutnya selama tiada kesatuan umat islam dalam sebuah insitusi kuat bernama khilafah. Jangan berharap akan muncul sosok pelindung dan pemersatu yakni khalifah selama tidak ada khilafah.

Mahsiswa janganlah kalian diam karena kalianlah penerus umat ini,kalianlah pelanjut estafet kepemimpinan umat islam, maka tidak ada kata tidak untuk menyerukan kepada dunia bahwa umat islam tercerai berai karena ketiadaan sistem pemersatu. Kesatuan umat islam pada masa ini sangat mutlak diperlukan untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di rohingnya dan seluruh negeri negeri kaum muslimin dibandingkan milyaran ton bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *